Pasar
Persaingan Sempurna
Pasar persaingan sempurna adalah pasar dengan banyak pembeli dan
penjual, sehingga tidak ada satu pun dari masing-masing penjual atau pembeli
yang dapat menentukan harga. Pada dasarnya tidak terdapat pasar yang mutlak
sempurna di dunia ini. Akan tetapi salah satu contoh pasar yang mendekati
adalah pasar beras, karena bentuk, warna dan tampilan lainnya relatif sama,
serta penjual dan pembeli nya sangat banyak.
Ciri-ciri Pasar
Persaingan Sempurna
Terdapat beberapa ciri-ciri yang
membedakan pasar persaingan sempurna dengan pasar tidak sempurna. Berikut ini
beberapa ciri-cirinya:
Barang yang
diperjualbelikan bersifat homogen
Adanya sifat ini menyebabkan
masing-masing barang memiliki sifat saling menggantikan (substitusi) satu
dengan yang lainnya. Dengan demikian pembeli bebas membeli pada penjual
manapun, sementara penjual tidak dapat menentukan harga yang berbeda dengan
penjual yang lain karena barang yang dijual tidak bersifat unik.
Terdapat
banyak penjual dan pembeli
Tidak terdapat batasan mengenai
jumlah penjual yang bisa berada di pasar dan jumlah pembeli yang membeli di
pasar tersebut.
Pembeli dan
penjual berlaku sebagai penerima harga (price taker)
Banyaknya jumlah penjual dan
pembeli menyebabkan penjual dan pembeli memiliki sifat sebagai penerima harga
(price taker), karena tidak dapat menentukan harga yang tercipta di pasar
(price maker).
Pembeli dan penjual bebas masuk dan keluar
pasar
Tidak ada larangan bagi pembeli
untuk membeli di pasar persaingan sempurna ini. Penjual juga dapat masuk dan
menutup usahanya sekehendak hati. Misalnya jika penjual merasa mengalami
kerugian selama berjualan di pasar tersebut, maka penjual tersebut dapat dengan
mudah menghentikan usahanya.
Informasi
sempurna
Baik pembeli maupun penjual
memiliki informasi yang sempurna mengenai harga, kualitas serta jumlah barang
yang ada di pasar. Adanya informasi yang sempurna menyebabkan penjual tidak
akan mengenakan harga yang lebih tinggi dibandingkan dengan penjual lainnya
pada barang yang sama. Jika penjual melakukan hal ini maka pembeli akan
meninggalkan penjual tersebut dan membeli barang yang sama pada penjual lainnya
yang menjualnya sesuai dengan harga pasar yang berlaku
Faktor
produksi dapat bergerak secara bebas
Karena
tidak ada hambatan dalam memasuki pasar, maka penjual juga memiliki kebebasan
unruk memindahkan faktor produksinya kemanapun.
Laba
maksimal dicapai pada saat penerimaan marginal (MR) sama denganbiaya marginal
(MC)
Kelebihan pasar
persaingan sempurna
§
Tidak dapat persaingan harga antar penjual karena harga yang
tercipta di pasar akan diikuti oleh semua penjual
§
Informasi yang sempurna dimiliki oleh penjual maupun pembeli
§
Penjual dapat memindahkan faktor produksinya kemana saja karena
tidak ada hambatan dalam memasuki pasar
§
Efisiensi maksimum dalam produksi
Kekurangan pasar
persaingan sempurna
§
Produk yang bersifat homogen membuat pembeli tidak memiliki
pilihan, atau dapat kita katakan bahwa jenis pasar ini membatasi pilihan
konsumen sehingga tidak dapat mencapai kepuasan yang maksimal
§
Tidak mendorong inovasi karena teknologi atau inovasi yang
dilakukan dapat dicontoh oleh perusahaan lain
Contoh soal
Pada
suatu pasar persaingan sempurna, biaya produksi yang harus dikeluarkan oleh
penjual ditunjukkan dengan fungsi C = 50 + Q2 . perusahaan tersebut beroperasi pada tingkat
harga Rp 10 yang telah disepakati di pasar. Berapakah jumlah barang yang harus
diproduksi oleh perusahaan tersebut agar dapat mencapai laba maksimal?
Pembahasan
§
Perusahaan akan mencapai laba maksimum saat MR=MC.
§
MR adalah turunan dari total produksi (TR). Fungsi TR dapat kita
peroleh dengan mengalikan harga jual dengan jumlah barang yang akan dijual.
Dengan demikian, fungsi TR adalah P x Q. Harga jual telah diketahui sebesar 10,
maka fungsi TR menjadi 10Q, dan MR adalah 10
§
MC adalah turunan dari total biaya (TC). Fungsi TC telah diketahui
yaitu 50 + Q2 sehingga MC
adalah 2Q.
§
MR = MC
10 = 2Q
Q = 5
§
Maka untuk mencapai laba maksimal perusahaan akan memproduksi
sebesar 5 unit barang.










